
Penyihir darah murni, Grace, memaksa saudara tiri bisunya, Liya, untuk menikah dengan Dewa Naga, Naz, demi menggantikan posisinya. Setelah menjalin ikatan darah dengan Naz, Liya diburu oleh pembunuh bayaran Grace. Ia jatuh dari tebing, berlindung di sebuah biara, dan diam-diam melahirkan bayi kembar naga. Ia bersembunyi selama tujuh tahun. Grace mengetahui bahwa Liya masih hidup, menculik keluarganya, dan menyiksanya. Naz merasakan ikatan darah yang hancur, berubah menjadi naga hitam, dan menyelamatkan mereka. Di Kota Api Naga, Grace menuduh Liya mencemari garis keturunan kerajaan. Namun, Batu Darah Naga membuktikan si kembar memiliki darah bangsawan sejati. Grace pun dijatuhi hukuman mati. Ketujuh suku menuntut Liya menjalani ujian di Lembah Peristirahatan Naga. Ditemani Naz dan anak-anaknya, Liya menaklukkan rawa beracun, lahar panas, ilusi, dan Api Jiwa. Hatinya yang tak tergoyahkan meraih restu para Dewa Naga kuno. Tanda emas muncul di dahinya—ia naik takhta sebagai satu-satunya Ratu Naga sejati.
Penyihir darah murni, Grace, memaksa saudara tiri bisunya, Liya, untuk menikah dengan Dewa Naga, Naz, demi menggantikan posisinya. Setelah menjalin ikatan darah dengan Naz, Liya diburu oleh pembunuh bayaran Grace. Ia jatuh dari tebing, berlindung di sebuah biara, dan diam-diam melahirkan bayi kembar naga. Ia bersembunyi selama tujuh tahun. Grace mengetahui bahwa Liya masih hidup, menculik keluarganya, dan menyiksanya. Naz merasakan ikatan darah yang hancur, berubah menjadi naga hitam, dan menyelamatkan mereka. Di Kota Api Naga, Grace menuduh Liya mencemari garis keturunan kerajaan. Namun, Batu Darah Naga membuktikan si kembar memiliki darah bangsawan sejati. Grace pun dijatuhi hukuman mati. Ketujuh suku menuntut Liya menjalani ujian di Lembah Peristirahatan Naga. Ditemani Naz dan anak-anaknya, Liya menaklukkan rawa beracun, lahar panas, ilusi, dan Api Jiwa. Hatinya yang tak tergoyahkan meraih restu para Dewa Naga kuno. Tanda emas muncul di dahinya—ia naik takhta sebagai satu-satunya Ratu Naga sejati.