
Seorang gadis kampus yang bangkrut. Satu kunjungan klinik yang gagal. Satu bayi yang tak pernah direncanakan — berayahkan pria yang tak seharusnya ia temui. Vanessa Peters menjual sel telurnya demi melunasi utang pacarnya yang selingkuh. Ia pikir itulah titik terendahnya. Kemudian, ia terbangun dari operasi dan mendapati dirinya hamil, mengandung pewaris sindikat kejahatan paling ditakuti di negara ini. Marcello Lavigne sungguh kejam. Dia tidak peduli pada cinta, hanya kendali. Pria itu mengurung Vanessa di rumah mewahnya, memberinya identitas baru, dan memaksa Vanessa menikahinya. Saat itulah keadaan makin rumit. Sebab ada yang menginginkan mereka berdua mati, dan satu-satunya penghalang antara Vanessa dan terjangan peluru... adalah si pembunuh berdarah dingin yang mengklaim Vanessa sebagai miliknya.
Seorang gadis kampus yang bangkrut. Satu kunjungan klinik yang gagal. Satu bayi yang tak pernah direncanakan — berayahkan pria yang tak seharusnya ia temui. Vanessa Peters menjual sel telurnya demi melunasi utang pacarnya yang selingkuh. Ia pikir itulah titik terendahnya. Kemudian, ia terbangun dari operasi dan mendapati dirinya hamil, mengandung pewaris sindikat kejahatan paling ditakuti di negara ini. Marcello Lavigne sungguh kejam. Dia tidak peduli pada cinta, hanya kendali. Pria itu mengurung Vanessa di rumah mewahnya, memberinya identitas baru, dan memaksa Vanessa menikahinya. Saat itulah keadaan makin rumit. Sebab ada yang menginginkan mereka berdua mati, dan satu-satunya penghalang antara Vanessa dan terjangan peluru... adalah si pembunuh berdarah dingin yang mengklaim Vanessa sebagai miliknya.