
Di Benua Naga, garis keturunan adalah segalanya. Darah naga murni memberikan kemampuan berubah wujud dan kekebalan sihir. Mereka yang tidak bisa berubah wujud disebut Orang Buangan—yang diperlakukan sebagai budak. Kaelen, putra sulung Wangsa Naga Merah, terlahir tanpa kemampuan berubah wujud. Menjelang upacara kedewasaannya, ketiga saudaranya memotong tendonnya, merampas hak warisnya, dan merebut tunangannya. Ayahandanya mencapnya sebagai budak lalu mengasingkannya ke Gunung Berapi Silent Deadfire. Di kedalaman gunung berapi itu, petaka justru membawa berkah. Darah naga di dalam tubuhnya membangkitkan Warisan Dewa Naga Leluhur kuno. Selama sepuluh tahun, tulang-tulangnya yang patah tumbuh kembali, dan ia berhasil menguasai Sihir Bahasa Naga yang mampu menghancurkan dunia. Sepuluh tahun berlalu, perang suci meletus. Wangsa Naga Merah terancam punah. Kaelen kembali sebagai pemburu naga berdarah dingin—dengan identitas tersembunyi. Satu demi satu krisis memaksa musuh-musuhnya bertekuk lutut. Mantan tunangannya sangat menyesali segalanya. Pada akhirnya, di hadapan seluruh benua, ia menampakkan wujud aslinya: sang Naga Leluhur, dan merebut kembali takhtanya.
Di Benua Naga, garis keturunan adalah segalanya. Darah naga murni memberikan kemampuan berubah wujud dan kekebalan sihir. Mereka yang tidak bisa berubah wujud disebut Orang Buangan—yang diperlakukan sebagai budak. Kaelen, putra sulung Wangsa Naga Merah, terlahir tanpa kemampuan berubah wujud. Menjelang upacara kedewasaannya, ketiga saudaranya memotong tendonnya, merampas hak warisnya, dan merebut tunangannya. Ayahandanya mencapnya sebagai budak lalu mengasingkannya ke Gunung Berapi Silent Deadfire. Di kedalaman gunung berapi itu, petaka justru membawa berkah. Darah naga di dalam tubuhnya membangkitkan Warisan Dewa Naga Leluhur kuno. Selama sepuluh tahun, tulang-tulangnya yang patah tumbuh kembali, dan ia berhasil menguasai Sihir Bahasa Naga yang mampu menghancurkan dunia. Sepuluh tahun berlalu, perang suci meletus. Wangsa Naga Merah terancam punah. Kaelen kembali sebagai pemburu naga berdarah dingin—dengan identitas tersembunyi. Satu demi satu krisis memaksa musuh-musuhnya bertekuk lutut. Mantan tunangannya sangat menyesali segalanya. Pada akhirnya, di hadapan seluruh benua, ia menampakkan wujud aslinya: sang Naga Leluhur, dan merebut kembali takhtanya.