
Putrinya, Dinda, masuk ke truk rantai dingin. Chandra Hadi sibuk menelepon selingkuhannya, tidak memperhatikan putrinya. Dia menutup pintu truk dan menyalakan sistem pendingin. Dinda segera menggedor pintu. Chandra Hadi teringat anaknya, tetapi beranggapan neneknya, Ibu Santi, akan menjemputnya. Tanpa memastikan, dia melanjutkan pekerjaannya.
Putrinya, Dinda, masuk ke truk rantai dingin. Chandra Hadi sibuk menelepon selingkuhannya, tidak memperhatikan putrinya. Dia menutup pintu truk dan menyalakan sistem pendingin. Dinda segera menggedor pintu. Chandra Hadi teringat anaknya, tetapi beranggapan neneknya, Ibu Santi, akan menjemputnya. Tanpa memastikan, dia melanjutkan pekerjaannya.