
Dikhianati pamannya, Tanto, dan hanya diberi upah tak sepadan, Wira bangkit melawan. Ia memanfaatkan program "Program Penghubung Desa" untuk memulai usaha Angkutan Responsif. Kesuksesannya membuat Tanto iri dan menyabotasenya dengan segala cara. Mampukah Wira bertahan dari serangan licik pamannya dan meraih masa depan yang lebih baik?
Dikhianati pamannya, Tanto, dan hanya diberi upah tak sepadan, Wira bangkit melawan. Ia memanfaatkan program "Program Penghubung Desa" untuk memulai usaha Angkutan Responsif. Kesuksesannya membuat Tanto iri dan menyabotasenya dengan segala cara. Mampukah Wira bertahan dari serangan licik pamannya dan meraih masa depan yang lebih baik?