
Cala, kepala Yayasan Yunhei yang kaya raya, dihina oleh menantunya hanya karena menggunakan toilet. Sakit hati, Cala menghentikan semua dukungan finansial. Putranya malah berpura-pura baik untuk merebut hartanya dan mengirimnya ke panti jompo. Tak disangka, Cala memilih melahirkan anak kedua.
Cala, kepala Yayasan Yunhei yang kaya raya, dihina oleh menantunya hanya karena menggunakan toilet. Sakit hati, Cala menghentikan semua dukungan finansial. Putranya malah berpura-pura baik untuk merebut hartanya dan mengirimnya ke panti jompo. Tak disangka, Cala memilih melahirkan anak kedua.